29 April 2009

Kukabarkan padamu..


Ini kampungku,

dibesarkanku dalam badai..

tapi mentari membuatku percaya,

esok hari akan datang



aku melihat kawanku mati, dalam rengkuhan
angin


dikampungku, waktu silam

ta ada tangis kehilangan, karna jasad kawanku
membisikanku


"Dia marah karna kebodohanku, biarlah aku
menanggungnya"




aku melihat lagi, saudaraku yg lain menyusul
mati.


aku menangisi,

raganya terpanggang, sebagian desaku
hilang..


Tuhan, aku tak sanggup lagi

menyaksikan kawanku satu per satu pergi,

membiarkan kampungku beranjak
mati




hari ini,

dikota tempatku merajut mimpi
baru


kusaksikan lagi,

kampungku dihujani abu, anginMu ta lagi lembut,
dan mentari menampakkan egonya




Kekasihku,

murka kah engkau?

salah kami ta menyujudMu, merusak bumiMu dengan
nafsu



** review Republika, 29 April 09

" Gunung Slamet Hampir Jebol " : Hujan abu mulai menimbulkan masalah kesehatan

1 komentar:

  1. ingin aku ke sana. kuharap..ragam hikmah ku dapat di sana. dan..berdoa dari dekat

    BalasHapus